Iklan susu gambarkan perempuan sebagai sapi di Korea Selatan, perusahaan ternama minta maaf setelah timbulkan kontroversi

Seoul Milk deleted the video it recently posted on YouTube after it became controversial

Sumber gambar, Seoul Milk

Keterangan gambar, Tangkapan layar iklan yang menjadi kontroversi itu
Waktu membaca: 2 menit

Perusahaan pemegang merek produk susu terbesar di Korea Selatan harus meminta maaf setelah dalam sebuah iklannya menampilkan sejumlah perempuan sebagai sapi.

Iklan untuk produk Seoul Milk itu menunjukkan seorang pria merekam dengan sembunyi-sembunyi sekelompok perempuan di sebuah taman, sebelum kemudian mereka berubah menjadi sapi.

Setelah menerima amukan publik, perusahaan ini kemudian mencabut iklan mereka dari YouTube, namun video itu terlanjur viral setelah diunggah kembali oleh para pengguna internet.

Beberapa mengatakan perilaku pria dalam iklan tersebut sebagai "molka", yakni praktik ilegal merekam orang lain secara sembunyi-sembunyi.

Baca juga:

"Kami meminta maaf kepada siapa saja yang merasa tidak nyaman dengan iklan susu yang ditayangkan sejak tanggal 29, bulan lalu," sebut perusahaan induk Seoul Milk, Seoul Dairy Cooperative, dalam permintaan maafnya yang diunggah secara online.

"Kami menganggap serius permasalahan ini dan akan melakukan penilaian internal, dan mengambil langkah hati-hati supaya insiden serupa tidak terjadi lagi di masa depan. Kami menundukkan kepala sebagai tanda permintaan maaf," imbuh pernyataan itu.

Video itu dimulai dengan adegan seorang pria yang membawa kamera berjalan-jalan di pedesaan.

"Kami akhirnya berhasil merekam mereka dengan kamera di tempat yang sangat bersih," sebuah suara mengiringi adegan itu.

Adegan berlanjut mengikuti sang pria, bersembunyi di semak-semak, merekam sekelompok perempuan yang meminum air dari sungai yang mengalir dan melakukan yoga.

Ketika pria itu tak sengaja menginjak ranting pohon yang jatuh, para perempuan terlihat kaget, dan kemudian berubah menjadi sekelompok sapi.

Iklan itu ditutup dengan kata-kata, "Air bersih, makanan organik, 100% Susu Seoul murni. Susu organik dari peternakan organik di alam yang menyenangkan di Cheongyang."

Hentikan YouTube pesan
Izinkan konten Google YouTube?

Artikel ini memuat konten yang disediakan Google YouTube. Kami meminta izin Anda sebelum ada yang dimunculkan mengingat situs itu mungkin menggunakan cookies dan teknologi lain. Anda dapat membaca Google YouTube kebijakan cookie dan kebijakan privasi sebelum menerima. Untuk melihat konten ini, pilihlah 'terima dan lanjutkan'.

Peringatan: Konten pihak ketiga mungkin berisi iklan

Lompati YouTube pesan

Penayangan iklan ini memantik perdebatan nasional tentang seksisme dan masalah sensitivitas gender, tak hanya pada persoalan para perempuan yang digambarkan sebagai sapi.

Beberapa menyuarakan kekhawatiran akan pria yang merekam perempuan secara diam-diam, sementara tindak kriminal menyangkut kamera tersembunyi meningkat di Korea Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Molka, yang secara harfiah berarti "kamera tersembunyi", telah menjadi permasalahan besar bagi kaum perempuan di negara tersebut.

A scene from an advertisement for Seoul Milk. The 52-second video begins as a male explorer with a camera wanders through the mountains.

Sumber gambar, Seoul Milk

Keterangan gambar, Tangkapan layar iklan yang menjadi kontroversi. Kamera tersembunyi telah menjadi masalah bagi perempuan Korsel beberapa tahun terakhir.

Ini bukan pertama kalinya Seoul Milk menjadi tajuk pemberitaan karena keputusan yang salah.

Pada 2003, perusahaan ini menggelar pertunjukan di mana model-model telanjang saling menyemprot yoghurt ke tubuh mereka.

Kepada bagian pemasaran Seoul Milk dan para model yang terlibat dalam acara itu kemudian didenda atas tindakan cabul.

Wartawan BBC Korea Hyojung Kim berkontribusi pada liputan ini.

line

Tonton kembali video ini:

Keterangan video, Perempuan Korea yang berjuang menghentikan wabah 'spy cam porn'