Covid di India terus menebar maut: Kremasi massal jenazah penderita virus corona tak dapat terhindarkan di tengah gelombang kedua penularan

Gambaran mengerikan dari India yang menunjukan keberlanjutan tingkat krisis di negara itu, saat gelombang kedua virus corona membawa kematian lebih dari 200.000 jiwa.

Peringatan! Artikel ini berisi gambar-gambar yang bisa membuat sebagian orang merasa tidak nyaman

Sumber gambar, Danish Siddiqui / Reuters

Keterangan gambar, Orang-orang membakar jenazah korban Covid-19 di tempat kremasi di Delhi.

Gelombang kasus Covid di India mengalami lonjakan dalam tujuh hari terakhir dibandingkan negara-negara lain.

Orang-orang meninggal saat mengantre mendapatkan tempat tidur di rumah sakit, sementara ketersediaan oksigen terus menurun dan rumah sakit berada di bawah tekanan yang tak kunjung reda.

Akhir-akhir ini proses kremasi jenazah juga dilakukan di luar tempat krematorium, beroperasi selama 24 jam tanpa henti. Para pekerja kremasi bahkan mengatakan mereka tak punya waktu senggang sejak upacara pemakaman terakhir.

Bagi umat Hindu, kremasi secara tradisi adalah bagian penting dari ritual pemakaman, karena mereka meyakini jenazah harus dimusnahkan untuk memisahkannya dengan jiwa.

Di Kota Delhi, para pekerja kremasi terpaksa membangun tumpukan kayu untuk pembakaran darurat, dengan ruang-ruang parkir dan ruang terbuka lainnya dijadikan tempat untuk kremasi.

Dilaporkan juga, pihak berwenang telah menebang pohon di taman kota untuk digunakan sebagai kayu bakar.

Pihak keluarga harus menunggu berjam-jam untuk menunggu giliran anggota keluarga mereka dikremasi. Pihak keluarga juga dimintai bantuan untuk menumpuk kayu dan membantu ritual lainnya.

Berikut adalah foto-foto dari Delhi yang menunjukkan para pekerja dan keluarga korban Covid-19 yang mengambil bagian dari kremasi.

Sumber gambar, Naveen Sharma/SOPA Images/Shutterstock

Keterangan gambar, Seorang anggota keluarga menggunakan APD dan mengangkut kayu sebagai persiapan pemakaman anggota mereka yang meninggal di tempat kremasi.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Seorang tenaga kesehatan berjalan melewati tumpukan kayu kremasi.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Orang-orang mempersiapkan pemakaman berupa tumpukan kayu untuk dibakar dalam kegiatan kremasi massal (gambar atas dan bawah)

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Sumber gambar, Amarjeet Kumar Singh / Shutterstock

Sumber gambar, Danish Siddiqui / Reuters

Keterangan gambar, Tumpukan kayu pemakaman telah dibakar sepanjang waktu di sejumlah lokasi.

Sumber gambar, Danish Siddiqui / Reuters

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Para staf krematorium bekerja tanpa beristirahat.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Permintaan kremasi terus meningkat tajam di tengah peningkatan kasus dalam minggu-minggu terakhir.

Sumber gambar, Danish Siddiqui / Reuters

Keterangan gambar, Foto yang diambil dari pesawt tanpa awal menunjukkan kremasi massal di pinggiran Delhi.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Bocah ini sedang berduka atas kematian ayahnya yang meninggal karena Covid-19.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Dua warga Delhi sedang berkabung atas kematian anggota keluarga mereka karena Covid-19.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Orang-orang saling menguatkan selama proses pemakaman dengan cara kremasi.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Pihak keluarga harus menunggu berjam-jam sampai akhirnya mendapat giliran anggota keluarga mereka yang meninggal bisa dikremasi.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Anggota keluarga duduk dekat dengan kayu pemakanan yang terbakar.

Sumber gambar, Adnan Abidi / Reuters

Keterangan gambar, Kabut asap di tempat krematorium.

Semua foto ini dilindungi oleh hak cipta.